Organisasi

11:12 am Iseng, Motivasi, Sosial

ORGANISASI

Definisi dan Pengertian Organisasi

1. Organisasi Menurut Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.

2. Organisasi Menurut James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Pengertian organisasi

Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Organisasi

(Yunani: ???????, organon - alat) adalah suatu kelompok orang yang memiliki tujuan yang sama. Baik dalam penggunaan sehari-hari maupun ilmiah, istilah ini digunakan dengan banyak cara.

Pengertian Pengorganisasian.

Seperti telah diuraikan sebelumnya tentang Manajemen, Pengorganisasian adalah merupakan fungsi kedua dalam Manajemen dan pengorganisasian didefinisikan sebagai proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya. Dengan demikian hasil pengorganisasian adalah struktur organisasi.

Pengertian Struktur Organisasi

Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan meninjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.


ORGANISASI DAN PEMBELAJARAN HIDUP

Pengertian Organisasi

Secara terminologi organisasi bisa berarti perkumpulan, susunan atau aturan dari berbagai bagian.Dan jika kita tarik ke arah pengertian  organisasi dewasa ini, maka dia adalah suatu perkumpulan yang di dalamnya terdapat beberapa  orang yang bekerja sama dan memiliki tujuan yang sama. Adapun orang yang berkecimpung di dalam sebuah organisasi disebut organisatoris.

Hidup berkelompok pada umumnya membutuhkan suatu perkumpulan atau organisasi. Di dalam UUD’45 pasal 28, berorganisasi disebutkan dengan istilah berserikat, sedangkan apabila kerjasama nya tidak permanent disebut berkumpul.

Pembagian Organisasi

Berdasarkan undang-undang yang berlaku, kehidupan berkelompok dalam organisasi negara dibagi dalam dua macam, yaitu:

1. Organisasi kehidupan sosial politik

2. Organisasi kemasyarakatan sebagai penyalur aspirasi kehidupan

berkelompok yang dirinci atas:

a. Sebidang, contoh organisasi profesi

b. Sefungsi, contoh organisasi kewanitaan

c  Seagama, contoh organisasi keagamaan

Organisasi Erat hubungannya dengan Ilmu-ilmu sosial

Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen;

1. Sosiologi adalah pengetahuan atau ilmu tentang sifat masyarakat, perilaku masyarakat, dan perkembangan masyarakat. Sosiologi merupakan cabang Ilmu Sosial yang mempelajari masyarakat dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia. Sebagai cabang Ilmu, Sosiologi dicetuskan pertama kali oleh ilmuwan Perancis, August Comte. Comte kemudian dikenal sebagai Bapak Sosiologi. Namun demikian, sejarah mencatat bahwa Émile Durkheim — ilmuwan sosial Perancis — yang kemudian berhasil melembagakan Sosiologi sebagai disiplin akademis.

2. Kata “ekonomi berasal dari kata Yunani ????? (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan ????? (nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga, bisnis, dan pemerintah

3. Ilmu politik adalah cabang ilmu sosial yang membahas teori dan praktek politik serta deskripsi dan analisa sistem politik dan perilaku politik. Ilmu ini berorientasi akademis, teori, dan riset.

4. Psikologi (dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos = kata) dalam arti bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental. Tingkah laku dapat dijelaskan dengan cara yang berbeda-beda, dalam psikologi sedikitnya ada 5 cara pendekatan, yaitu :

5. Pendekatan Neurobiological: Tingkah laku manusia pada dasarnya dikendalikan oleh aktivitas otak dan sistem syaraf. Pendekatan neurobiological berupaya mengaitkan perilaku yang terlihat dengan impulse listrik dan kimia yang terjadi di dalam tubuh serta menentukan proses neurobiology yang mendasari perilaku dan proses mental.

a. Pendekatan Perilaku:  Menurut pendekatan ini tingkah laku pada dasarnya adalah respon atas stimulus yang datang. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S – R atau suatu kaitan Stimulus – Respon. Ini berarti tingkah laku itu seperti refleksi tanpa kerja mental sama sekali. Pendekatan ini dipelopori oleh J.B. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli, seperti Skinner, dan melahirkan banyak sub-aliran.

b. Pendekatan Cognitive:  Pendekatan ini menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental, di mana individu (organisme) aktif dalam menangkap, menilai, membandingkan, dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. Jika dibuatkan model adalah sebagai berikut S – O – R. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang.

c. Pendekatan Psychoanalyst:  Pendekatan ini dikembangkan oleh Sigmund Freud. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari, seperti keinginan, impulse, atau dorongan. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan.

d. Pendekatan Phenomenology: Pendekatan ini lebih memperhatikan pada pengalaman subjektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya, s kesadaran atau aktualisasi dirinya. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya.

Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Karenanya, manajemen dapat diartikan sebagai ilmu dan seni tentang upaya untuk memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

Organisatoris Bersahabat dengan Permasalahan

Orang yang pernah terjun ke dalam kancah organisasi sedikit banyak ia telah merasakan pahit-manis di dalamnya. Permasalahan silih berganti. Seakan tiada hari tanpa hadapi masalah. Apalagi ketika berstatus sebagai ketua yang memimpin sebuah organisasi, ia akan senantiasa menghadapi permasalahan. Kadang permasalahan itu datang dari jajaran pengurus atau kebanyakan dari anggota organisasi. Atau bisa juga permasalahan datang dari ketua itu sendiri. Ia kurang cakap dalam menahkodai layar organisasi. Atau dianggap kurang berpengalaman sehingga banyak hak-hak anggota yang terabaikan.

Permasalahan lain yang kerap muncul kepermukaan adalah adanya gesekan antara kepentingan organisasi dengan kepentingan pribadi. Pada saat yang sama ia dihadapkan oleh dua atau bahkan tiga aktivitas yang harus ia laksanakan. Contoh kecil, seorang mahasiswa yang juga berstatus sebagai ketua dalam sebuah organisasi. Di satu sisi ia harus melaksanakan tugas yang diberikan dosen nya atau menghadiri muhadaroh di kampus. Tapi pada saat sama ada kepentingan organisasi mendesak yang harus dilaksanakan. Nah, pada kondisi seperti ini ia harus mengorbankan salah satu di antara dua kepentingan tadi. Dan organisatoris  yang bijak tentu bisa mengamati dua kepentingan tadi, mana yang harus ia dahulukan dan yang ditunda karena bisa dilaksanakan pada waktu lain. Atau mungkin ia bisa menghadirkan deretan pertanyaan di benaknya “Apakah harus saya yang melaksanakannya? Apakah harus dilaksanakan sekarang? “.

Seperti yang disinggung di atas, ilmu manajemen erat kaitannya dengan organisasi. Maka merupakan sebuah kemestian seorang ketua atau organisatoris mengetahui ilmu manajemen ini, Sehingga ia bisa memenej diri dan waktu dan berupaya memanfaatkan semua sumber daya yang dimilikinya untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Seorang yang mempunyai tiga status pun bisa berjalan dengan mulus karena mengetahui ilmu ini dan mau merealisasikannya. Saat  menjadi suami dari seorang istri atau ayah dari beberapa anak, ia tetap bisa memenuhi hak-hak mereka tanpa harus mengabaikan studi dan organisasi.  Ternyata memang menjadi organisatoris adalah sebuah pilihan, menjadi organisatoris berarti berani mengambil sikap, menjadi organisatoris juga berarti berani bertanggung jawab dan siap menerima segala konsekuensi.

Apa yang harus Saya persiapkan untuk terjun ke dalam kancah organisasi ?.

Organisatoris  akan menghadapi bajak hal dalam berorganisasi. Untuk itu dia mesti memiliki persiapan-persiapan yang bisa menunjang keberlangsungan organisasi yang akan diemban nya. Bak nahkoda kapal, ia tentu punya persiapan-persiapan sebelum mengarungi laut atau samudera. Begitu juga organisatoris yang hampir mirip keadaannya dengan nahkoda kapal. Di antara hal yang mesti dipersiapkan oleh organisatoris adalah;

Kekuatan (Power)

Kekuatan yang dimaksud di sini meliputi: kekuatan spiritual, intelektual, fisik, dan emosional. Jika keempat kekuatan ini bergabung menjadi satu dalam diri pribadi-pribadi organisatoris, maka organisasi yang sedang atau akan diemban nya menjadi mudah dan dia akan berusaha menanggapi semua permasalahan dengan bijak.

Jujur (Honesty)

Jujur jika diartikan secara baku adalah mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran. Dalam praktek dan penerapannya, secara hukum tingkat kejujuran seseorang biasanya dinilai dari ketepatan pengakuan atau apa yang dibicarakan seseorang dengan kebenaran dan kenyataan yang terjadi. Bila berpedoman pada arti kata yang baku dan harfiah maka jika seseorang berkata tidak sesuai dengan kebenaran dan kenyataan atau tidak mengakui suatu hal sesuai yang sebenarnya, orang tersebut sudah dapat dianggap atau dinilai tidak jujur, menipu, mungkir, berbohong, munafik atau yang lainnya.

Melihat definisi jujur tadi maka merupakan sebuah kemestian bagi setiap orang yang berkecimpung dalam sebuah organisasi memiliki sifat jujur. Ia mesti mengakui, berkata dan menyampaikan informasi sesuai fakta yang ada. Dan tidak menyembunyikan sesuatu yang seharusnya diketahui oleh setiap anggota.

Amanah (Trusteeship)

Amanah adalah sifat yang dimiliki seseorang yang dapat dipercaya dalam melaksanakan suatu pekerjaan atau mengemban sebuah tugas. Nabi Muhammad adalah contoh konkret dalam permasalahan ini. Beliau sangat amanah ketika Khodijah RA. Memintanya untuk meniagakan harta bendanya. Khodijah sangat senang dan kagum terhadap Nabi SAW. Sehingga tidak merasa rugi untuk memberikan upah yang berlipat ganda kepadanya. Dan puncaknya ketika Khodijah mengutus Nafisah binti Munabbaih untuk datang kepada Nabi SAW. Supaya beliau bersedia menjadi pendamping hidupnya.

Bisa dibayangkan, suatu negara yang dipimpin oleh orang yangf tidak memiliki sifat amanah. Cepat atau lambat negara akan kurus dan bangkrut. Hal ini disebabkan karena  sebagian besar aset negara masuk ke kantongnya. Atau ketika diberikan amanah untuk menyuarakan keinginan rakyat dia justru khianat.

Sabar (Patient)

Sifat sabar memiliki peran serta dalam menunjang keberhasilan sebuah organisasi. Bahkan posisinya berada di atas kekuatan fisik dan hal ini disampaikan Nabi SAW dalam sebuah hadisnya “Kekuatan itu tidak diukur dari kemampuan atau kehebatan seseorang berlaga di atas ring tapi  kekuatan itu dilihat dari kemampuan seseorang menguasai dirinya saat sedang marah”


Seperti yang telah diketahui, bahwa seorang organisatoris akan menghadapi beragam permasalahan dalam berorganisasi. Jika tidak menyikapinya dengan kepala dingin maka akan berimplikasi negatif pada dirinya. Dia akan selalu marah dan terkesan tidak mampu mengendalikan diri walaupun permasalahan yang dihadapinya tidak terlalu rumit.

Vision & Mision

Dua jargon yang muncul hampir di setiap pembicaraan tentang analisa perusahaan/organisasi, yang kenyataannya sangat sulit untuk dirasakan tangibility-nya; dan beragam pula alasan (dan jargon) yang muncul dalam menjawab isu visi/ misi vs tangibility ini. Jawaban yang sering terucap, lepas dari benar atau tidaknya, adalah: tidak adanya buy-in, kurangnya ownership, lemahnya change management, ataupun tidak ada komitmen dari top management.

Strategic Intent

Adalah upaya organisasi dalam menterjemahkan visi/ misi menjadi beragam intensi organisasi di masa mendatang pada tingkat strategis, ataupun dalam bentuk sasaran pada tingkat organisasi.

Strategic Response

Adalah upaya organisasi dalam merespon intensi strategis, yaitu inisiatif strategis yang akan dijalankan oleh organisasi sebagai jawaban atau tanggapan terhadap intensi di atas, yang dalam hal ini adalah beragam obyektif pada tingkat organisasi.

Organization Capability

Adalah semua kualitas dan kuantitas dari aset organisasi yang akan menentukan seberapa jauh organisasi tersebut mampu menjalankan beragam inisiatif yang sudah ditentukan dalam respon strategis. Kapabilitas organisasi terdiri dari tiga elemen berikut:

•  People & Organization
•  Business Process
•  Information & Technology


People & Organization

Sumber daya manusia yang kompeten serta media yang tepat guna untuk peningkatannya tidak diragukan lagi merupakan faktor yang sangat penting bagi organisasi, karena proses bisnis yang sempurna akan menjadi tidak berguna tanpa adanya pelaku proses yang kompeten.

Bussiness Process

Proses merupakan pemicu dan benang merah yang secara langsung mempengaruhi dan memberi ciri dari suatu organisasi. Proses adalah pengelola yang ideal, karena mampu menggambarkan alur transformasi dari suatu input menjadi output, mengidentifikasi kondisi yang memicu peran dan kegiatan tertentu dari setiap stakeholder, serta merumuskan pedoman dan prosedur yang diperlukan.

Information & Technology

Pada saat ini, upaya penyelarasan dan integrasi di dalam dan antar organisasi menjadi sangat dimudahkan oleh adanya dukungan informasi dan teknologi yang tepat guna. Teknologi telah membuka peluang tanpa batas bagi organisasi dan individu untuk mengelola dan menyempurnakan produknya. Teknologi juga berperan sebagai alat bantu dan pemicu beragam kegiatan dalam lingkup bisnis.

Performance

Adalah hasil dari utilisasi semua kapabilitas organisasi sesuai dengan intensi strategis. Hasilnya dapat berupa bentuk yang tangible dan intangible; baik dari perspektif finansial, pelanggan, proses, maupun pembelajaran dan pertumbuhan organisasi (financial, customer, internal process and learning & growth perspectives).

21 Responses
  1. tramadol medication in dogs 37.5 :

    Date: September 24, 2009 @ 7:23 pm

  2. zithromax online without prescription :

    Date: September 25, 2009 @ 9:42 am

    zithromax online

  3. mature :

    Date: September 27, 2009 @ 2:05 pm

  4. leon :

    Date: September 27, 2009 @ 3:32 pm

  5. black :

    Date: September 28, 2009 @ 9:18 pm

  6. hair :

    Date: September 28, 2009 @ 10:04 pm

  7. - :

    Date: September 29, 2009 @ 7:53 am

  8. teen :

    Date: September 30, 2009 @ 4:58 pm

  9. man :

    Date: September 30, 2009 @ 6:09 pm

  10. lesbian :

    Date: September 30, 2009 @ 7:05 pm

  11. porn :

    Date: October 1, 2009 @ 11:20 pm

  12. russian :

    Date: October 2, 2009 @ 2:28 pm

  13. videos :

    Date: October 2, 2009 @ 3:19 pm

  14. beyonce :

    Date: October 2, 2009 @ 4:16 pm

  15. ford 1965 :

    Date: October 3, 2009 @ 10:19 am

  16. Mae :

    Date: October 3, 2009 @ 11:42 am

  17. Carlton :

    Date: October 3, 2009 @ 3:30 pm

  18. Carlton :

    Date: October 3, 2009 @ 5:10 pm

  19. Peters :

    Date: October 8, 2009 @ 4:14 pm

  20. Bound :

    Date: October 8, 2009 @ 5:29 pm

  21. Kamaria :

    Date: January 20, 2010 @ 2:41 pm

    Hello everyone. When you encounter difficulties and contradictions, do not try to break them, but bend them with gentleness and time. Help me! There is an urgent need for sites: Where can i buy wellbutrin. I found only this - wellbutrin sr 150 no prescription. Drug costs are very classified for counseling bupropion, wellbutrin. Management soothe my woman, and in some modifications want me calmer, wellbutrin. Thanks :confused:. Kamaria from Britain.

Leave a Comment

Your comment

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.